Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 September 2013

DHCP Server Mikrotik OS

Posted by Unknown On Jumat, September 20, 2013 | No comments
Sekarang kita mencoba memanfaatkan fitur dari Mikrotik
yaitu Mikrotik sebagai DHCP server. DHCP (Dynamic Configuration Protocol) adalah layanan yang secara otomatis memberikan  alamat IP kepada komputer yang memintanya. Komputer yang memberikan alamat IP disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer  yang meminta alamat IP disebut sebagai DHCP Client. Dengan demikian administrator tidak perlu lagi memberikan alamat IP secara manual
pada saat konfigurasi TCP/IP, tapi cukup dengan memberikan referensi kepada DHCP Server. DHCP server umumnya memiliki sekumpulan alamat yang diizinkan untuk didistribusikan kepada klien, yang disebut sebagai DHCP Pool. Setiap klien kemudian akan menyewa alamat IP dari DHCP
pool ini untuk waktu yang ditentukan oleh DHCP, batas waktu ini disebut dengan DHCP lease, biasanya waktu yang diberikan hingga beberapa hari.
Apabila waktu penyewaan alamat IP tersebut habis, klien akan meminta kepada server untuk memberikan alamat IP yang baru atau memperpanjangnya.

Cara kerja DHCP adalah seperti ini:

Pada saat DHCP client dihidupkan, maka komputer tersebut akan melakukan request ke DHCP-Server untuk mendapatkan alamat IP.
DHCP menjawab dengan memberikan alamat IP yang ada di database DHCP. DHCP Server setelah memberikan alamat IP,
maka server meminjamkan (lease) alamat IP yang ada ke DHCP-Client dan mencoret alamat IP tersebut dari daftar pool.
Alamat IP diberikan bersama dengan subnet mask dan default gateway. Jika tidak ada lagi alamat IP yang dapat diberikan,
maka client tidak dapat menginisialisasi TCP/IP, dengan sendirinya tidak dapat tersambung pada jaringan tersebut.

Kelebihan DHCP


  1. Memudahkan dalam transfer data kepada PC client lain atau PC server.
  2. DHCP menyediakan alamat-alamat IP secara dinamis dan konfigurasi lain. DHCP ini didesain untuk melayani network yang besar dan konfigurasi TCP/IP yang kompleks.
  3. DHCP memungkinkan suatu client menggunakan alamat IP yang reusable, artinya alamat IP tersebut bisa dipakai oleh client yang lain jika client tersebut tidak sedang menggunakannya (off).
  4. DHCP memungkinkan suatu client menggunakan satu alamat IP untuk jangka waktu tertentu dari server.
  5. DHCP akan memberikan satu alamat IP dan parameter-parameter kofigurasi lainnya kepada client.
Untuk konfigurasi Mikrotik OS sebagi DHCP server, ikuti langkah berikut:
1. Nyalakan Mikrotik OS pada Qemu Manager



2. Buka winbox untuk meremote Mikrotik OS, beri alamat IP address pada ether 1, caranya klik Tab IP > Adresses,
klik icon + untuk menambahkan IP address, misalnya kita beri alamat 192.168.1.1/24 dengan network 192.168.1.0


3. Selanjutnya kita akan membuat IP pool-nya, range IP pool yang kita buat harus satu network dengan IP address ether1 tadi.
Klik tab IP, pilih Pool, lalu klik ikon +, atur range IP pool, misalnya kita beri 192.168.1.100-192.168.1.125



Setelah menentukan range IP pool-nya klik OK



4. Sekarang kita atur untuk DHCP servernya, klik tab IP, pilih DHCP server. Tambahkan DHCP servernya dengan mengklik ikon +



Isikan nama dari DHCP sever, lalu pada tab Address Pool, pilih pool1 yang tadi sebelumnya sudah kita buat, setelah itu klik OK



Sekarang kita bisa mengecek, apakah interface yang terhubung ke ether1 dari PC host telah memperoleh IP dari DHCP server Mikrotik.
Kita dapat mengeceknya lewat command prompt dengan mengetikkan perintah ipconfig /all atau lewat control panel.





Kita juga bisa mengecek alamat IP mana yang sudah dipakai lewat winbox, yaitu pada jendela IP Pool, klik tab Used Adresses

\
Sekian Semoga bermanfaat..


Share this article :

Selasa, 10 September 2013

Tip mempercepat jaringan internet

Posted by Unknown On Selasa, September 10, 2013 | No comments

Tip mempercepat jaringan internet ini merupakan cara untuk mengatasi jaringan internet lemot, emang efeknya terlalu signifikan tapi lumayan lah untuk menambah kecepatan browsing internet anda.
bagi yang minat mau cona berikut langkah lanhgkah nya :

  1. Klik start kemudian ketikan gpedit.msc tekan enter
     

  2. Setelah itu akan tampak gambar seperti dibawah ini
     
  3. Pilih administrative Template lalu klik dua kali Network seperti pada gambar
    dibawah ini.
  4. Pilih Qos Packet Scheduler
  5. Setelah itu klik dua kali Limit reservable bandwith seperti pada gambar dibawah
    ini.
     
  6. Setelah itu pilih Enable lalu ubah nilai pada kotak bandwidth limit menjadi 0
    setelah itu klik apply dan ok.

demikian Tip dan Trik dari saya...
semoga bermanfaat.

Share this article :

Rabu, 04 September 2013

cara mengkoneksikan database dengan php

Posted by Unknown On Rabu, September 04, 2013 | No comments
Sebelumnya anda harus install xampp terlebih dahulu kemudian instal, tunggu sampai selesai...
Jika propses instalasi XAMPP sudah selesai, langkah selanjutnya adalah mempraktikkan pelajaran ini :

1.  Silahkan buat sebuah folder dengan nama testweb di folder C:/xampp/htdoc/.
2. Kemudian anda ketikkan script koneksi ke database dan simpan dengan nama conn.php pada folder testweb :

  •     cara  1 :
    <?php
    $hostname = "localhost";
    $username = "root";
    $password = "";
    $dbname = "db_test";
     mysql_connect ("$hostname","$username","") or die ("Hosting Error");
     mysql_select_db("$dbname") or die ("Database Error);
    ?>

  •   cara  2 :
    <?php
     mysql_connect("localhost","root","");
     mysql_select_db("db_test");
    ?>


Di atas adalah perintah untuk mengkoneksikan database server anda menggunakan perintah PHP. Namun bagaimana cara membuktikan bahwa database anda benar-benar sudah terkoneksi. Silahkan ikuti point per point selanjutnya.

3. Buka link localhost/xampp di web browser anda.
4. Jika XAMPP anda baru saja di install, silahkan pilih bahasa terlebih dahulu.
5. Setelah itu, pada menu sebelah kiri, pilih PhpMyAdmin.
6. Jika berhasil masuk, silahkan buat database baru "Create Database" dengan nama db_test.
7. Jika sukses, maka database db_test akan berhasil ditambahkan. Selanjutnya klik db_test dan masuk ke direkktorinya.
8. Sebelum melangkah ke step selanjutnya, silahkan buka aplikasi text editor anda dan copy-paste terlebih dahulu script SQL di bawah ini dan simpan dengan nama database.sql.

    mysql>
          CREATE TABLE user (
          id INT,
          nama VARCHAR(100)
           );


9. Kembali ke halaman  PhpMyAdmin->db_test
10. Silahkan Import file database.sql di menu Import.
11. Jika berhasil silahkan insert datanya di menu Insret, isikan id dan nama. Kemudia pilih Go.
12. Jika sudah, tambahkan script di bawah ini pada file conn.php, sisipkan tepat sebelum tanda "?>" .

    $sql = mysql_query ("select * from user");
    $test = mysql_num_rows($sql);
    echo $test;


13. Save dan coba buka localhost/testweb/conn.php.




selamat mencoba....
Share this article :

Selasa, 03 September 2013

tips perawatan komputer supaya tetap awet dan tahan lama

Posted by Unknown On Selasa, September 03, 2013 | No comments
Ada beberapa cara merawat komputer agar kondisinya
awet dan tentunya tahan lama dan makin prima. Sobat bisa praktekkan dan memulai menjaga computer dengan baik.
Sobat  baca cara menjaga computer agar awet dibawah ini :

 1.  Tutup/close program yang tidak perlukan

Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer anda berjalan lambat (lelet) juga beban kerja komputer anda menjadi lebih berat yang akhirnya akan dapat memperpendek umur komponen pada komputer anda.

2.    Ventilasi yang cukup

Maksudnya adalah tempatkan monitor maupun CPU anda sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari tembok ke monitor / CPU cukup lebar dan udara yang masuk cukup lancar.
Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat
memperpendek umur komponen tersebut. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Jika perlu pasang kipas angin di
dalam ruangan.

3.    Install program antivirus dan updatelah secara berkala

Untuk dapat mengenali virus-virus baru pada komputer anda sebaiknya update program antivirus anda secara berkala.
Virus yang terlanjur menyebar di komputer anda dapat membuat anda menginstall ulang komputer anda. Hal ini selain
membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang.

4.    Uninstall atau buang program yang tidak anda gunakan

Ruang harddisk yang terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk anda sehingga beban kerja komputer
anda akan lebih berat sehingga harddisk juga akan cepat rusak.

5.    Pakailah UPS/Stabilizer.

Gunakanlah UPS untuk mengantisipasi listrik mati/padam secara tiba-tiba yang dapat mengakibatkan kerusakan
pada komponen komputer anda terutama pada harddisk. Jika anda tidak ada UPS, gunakanlah Stabilizer untuk mengantisipasi
dan menstabilkan naik turunnya tegangan listrik.

6.     Defrag harddisk anda secara berkala.

Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa agar
mempermudah proses read/write pada komputer anda sehingga beban kerja komputer anda juga akan lebih ringan yang akhirnya
dapat memperpanjang umur harddisk.

Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk Defragmenter. Saat menjalankan fungsi ini tidak
boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver yang aktif pada komputer anda karena akan mengacaukan fungsi defrag ini.

7.    Aktifkan screensaver pada komputer anda.

Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yang penting. Monitor CRT juga televisi
menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Jika monitor menampilkan gambar yang sama untuk beberapa
saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor anda bermasalah yaitu
gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving,
maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi. Cara mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara,
salah satunya klik Start > Control Panel > Display > klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera.

8.    Bersihkan Recycle Bin atau file-file sampah secara rutin

Sebenarnya file/folder yang anda hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung terlebih dahulu
di Recycle Bin ini dengan maksud agar suatu saat apabila anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi.
Recycle Bin yang sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yg dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lambat/lelet.

Caranya jalankannya, di Windows Explorer > klik Recycle Bin > klik File > klik Empty Recyle Bin Atau dapat menjalankan
fungsi Disk Cleanup Caranya Klik Start > Program > Accessories > System Tool > Disk Cleanup > kemudian pilih drive
yang mau dibersihkan > setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yang lain (seperti temporary file,
temporary internet file), setelah itu klik OK.

9.    Pasang kabel ground

Casing computer terkadang nyetrum saat dipegang, pasang kabel ground untuk mengantisipasi casing nyetrum.
Caranya  ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan
ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yang “nyasar” pada komputer anda
menjadi hilang dan tidak menyetrum lagi dan hal ini juga dapat membuat komponen elektronik pada komputer anda lebih awet dan tahan lama.

10.    Jangan meletakkan Speaker Active terlalu dekat dengan monitor

Hal ini kedengarannya seperti hal biasa dilakukan, karena pada umumnya speker diletakkan dekat di sisi kiri monitor
dan sisi kanan monitor agar terlihat lebih rapi. Namun tanpa anda sadari medan magnet yang ada pada speaker tersebut
akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang. Dapat kami sarankan jarak speaker
active anda masing-masing sebelah kiri dan kanan adalah 30cm agar medan magnet pada speaker tidak mempengaruhi warna monitor anda.

11.    Bersihkan motherboard & periferal lain dari debu secara berkala

Setidaknya enam bulan sekalilah hal ini harus anda lakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard
dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, kipas, dll) dengan sikat halus. Pada saat komputer
tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer anda.
Share this article :

Related post

Facebook

Labels

Widget edited by Andi Sugiant